Sekretaris Daerah Bersama Wakapollda NTB Mengujungi Kampung Sehat di Oimbo

Lomba Kampung Sehat Jilid II Tingkat Propinsi NTB rabu, 28 April 2021 Kantor Lurah Oi Mbo Kecamatan Rasanae Timur

Sekretaris Daerah Drs Mukhtar MH menghadiri kegiatan Lomba Kampung Sehat Jilid II Tingkat Propinsi NTB yang bertempat di Kelurahan Oimbo Kecamatan Rasanae Timur. Bersama beliau turut hadir pula Waka Polda NTB Brikjen Pol Drs Asby Mahyuza MH dan Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono SIK MH.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah beserta Wakapolda NTB, Kapolres Bima Kota dan Tim Penilai disambut oleh rangkaian kesenian adat Bima yang mengiringi penyambutan dan peninjauan kampung sehat tersebut.

Ucapan selamat mengawali sambutan Sekretaris Daerah yang disampaikannya kepada warga kelurahan oimbo yang telah terpilih sebagai salah satu kelurahan di Kota Bima sebagai peserta lomba kampung sehat. Pemerintah Kota Bima berharap apa yang dilakukan dapat berkesinambungan dan konsisten, tidak hanya terpaku pada saat pelaksanaan lomba semata. “Semoga kegiatan positif ini tidak hanya pada saat lomba saja, namun dapat dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari” harap beliau.

Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda NTB yang telah memprakarsai kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan tersebut, jumlah masyarakat terdampak covid-19 di Kota Bima mengalami penurunan yang signifikan. “Pesan Wali Kota kami yakni Penghargaan yg setinggi tingginya kepada Polda NTB atas penurunan jumlah covid-19 yang tak lain karena peran serta Polri di NTB pada program kampung sehat.

Waka Polda NTB Brikjen Pol Drs Asby Mahyuza MH dalam sambutannya mengapresiasi kesiapan warga Kelurahan Oimbo, dan menyebut warga oimbo “sudah siap bertempur” pada perlombaan kampung sehat tersebut. Dengan adanya perlombaan Kampung Sehat, Polda NTB ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan angka kesehatan, memulihkan perekonomian, dan membangun perilaku masyarakat yang sehat. “Hal yang ingin saya titipkan, jangan biarkan tanah bima ini hancur oleh keinginan kita yang menginginkan hal hal yang cepat dan instan. Dampaknya akan menjadi kerusakan yang berkepanjangan bagi kita sendiri.”

Di akhir sambutannya beliau menekankan bahwa kegiatan menanam jagung bukanlah hal yang dilarang, namun jangan sampai merusak apa yang telah ada. Reboisasi atau penanaman pohon kembali harus segera dilakukan dalam mengurangi reaiko bencana yang dialami di Kota Bima Tercinta.

101 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *